Ya kita sama kehilangan ibu, kita telaah satu satu kenangan kenangan yang ada sama Ibu..hmmm semuanya indah indah.
Bagaimana setiap adikku pulang ke Jakarta dari Magelang, adikku harus rela diantar sampai terminal Bis. Bisa dibayangkan rasanya..udah besar lho ...
Saat sudah bekerja juga masih saja perlakuan Ibu yang hangat itu nggak berubah sama sekali, tetap dan selalu seperti dahulu. Sehingga adikku harus ngambil jarak yang agak melebar dari tikungan kalau nyopir mobil. Bukan apa apa...buat ngasih kesempatan Ibu melihat adikku melambaikan tangan tanda pamit.
Makanpun selalu diingatkan, selalu hal yang pertama ditanyakan saat kita tanya kabar beliau. Ibu nggak mau kita sakit, jangan telat maem, jangan kurang istirahatnya.
Semuanya kenangannya Indah banget, Tuhan aku berterimakasih kepada Mu atas semua kenangan yang indah yang Kau berikan kepada keluarga kami. Jujur aku saja belum tentu bisa setegar Ibu.
Istriku juga selalu bilang, Ibu itu wanita kuat. Ya memang ..... banyak hal yang bisa Beliau simpan rapi sendiri hanya untuk anak anaknya. Kebanggaannya hanya untuk anak anaknya.
Jadi wajar sekali kalau kami bangga dengan beliau....
......Mom..i'm not regret with you. Rest in my mind we are in the same boat. Mom..I'm not extraordinary people, I'm a man who commited to take care about your life. Is it fear..life to short.........
No comments:
Post a Comment